Vaksinasi Klaten Tembus 78 Persen, Akhir Tahun Ditargetkan Tuntas

KLATEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten optimis target masyarakat tervaksin dapat terpenuhi hingga akhir tahun mendatang. Hal ini seiring upaya vaksinasi yang dilakukan secara masif hingga tingkat desa.

Kepala Dinkes Klaten, Cahyono Widodo mengatakan saat ini angka vaksinasi di Klaten sudah menembus 78 persen untuk dosis pertama dari total target 1.006.650 warga. Sementara untuk dosis kedua mencapai 50 persen dan target lansia sudah mencapai 60 persen. Jumlah tersebut terus bertambah di masing-masing wilayah, baik kecamatan maupun desa.

“Vaksinasi terus kami lakukan. Selama ada dosis vaksin yang tersedia, kegiatan vaksinasi terus berjalan,” ungkapnya ditemui usai peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 di Pendapa Kabupaten Klaten, Jumat (12/11/2021).

Menurutnya saat ini sudah satu desa yang tercatat telah terselesaikan target vaksinasinya, yakni Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan. Sementara untuk level kecamatan, Kecamatan Ngawen tuntas tervaksin.

“Kami berharap suplai vaksin selalu tersedia. Kami optimis sampai akhir tahun nanti, target dosis pertama dapat terpenuhi,” paparnya.

Saat ini program vaksinasi terus bergulir dengan adanya percepatan suplai dosis vaksin dari Pusat, baik melalui Pemkab Klaten, Polres Klaten, dan Kodim 0723/Klaten.

Baca Juga:  Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Fokus Pembangunan Pemkab Klaten Tahun 2023

Bupati Klaten, Sri Mulyani meminta masyarakat turut andil dalam percepatan vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal di Kota Bersinar. Selain itu, dukungan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan, utamanya memakai masker, sangat diperlukan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19.

“Vaksinasi merupakan satu dari upaya pemerintah dalam menangani pandemi, namun bukan untuk menyembuhkan dan membuat tidak tertular. Tetapi vaksin adalah rangkaian yang penting dalam penanganan pandemi, namun yang paling utama adalah disiplin protokol kesehatan,” ungkapnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 112 kali

Comments are closed.