Vaksinasi Lansia Sasar Wilayah RT/RW Zona Merah

Klaten – Vaksinasi lansia tahap pertama mulai digelar di Kabupaten Klaten. Lansia yang tinggal di daerah terkonfirmasi kasus positif Covid-19 menjadi prioritas sasaran vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi dipusatkan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah menggelar layanan vaksinasi lansia, yaitu Puskesmas Ngawen. Total ada 300 warga lansia yang menjadi sasaran kegiatan vaksinasi, Senin (15/3/2021) hingga Rabu (17/3/2021).

Kepala Puskesmas Ngawen, Toto Raharjo mengatakan kegiatan vaksinasi di wilayah layanannya dimulai dengan screening lansia yang menjadi sasaran. Dari 13 desa di Kecamatan Ngawen, tersaring data 300 warga lansia ya g menjadi sasaran vaksin.

“Pendataan dilakukan oleh bidan desa dan gugus tugas di masing-masing wilayah desa. Jumlahnya bervariasi, antara 15 sampai 35 lansia,” ungkap saat ditemui Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten di ruang kerjanya.

Menurutnya selain kondisi lansia yang divaksin harus prima secara fisik dan psikologi serta bukan komorbid, screening juga didasarkan pada wilayah RT/RW yang terkonfirmasi kasus positif Covid-19. Lansia yang tinggal di wilayah tersebut dinilai rawan terpapar Covid-19 sehingga masuk dalam prioritas.

Baca Juga:  Semangat Mencari Tuhan Warga di Lembah Girpasang Kala Ramadhan

“Lansia secara umum masuk prioritas. Namun pelaksanaannya diambil yang paling beresiko tapi tetap dilihat kondisi kesehatan tiap lansia,” paparnya.

Toto menambahkan setelah mendapatkan dosis pertama, lansia yang telah divaksin akan diberi dosis vaksin Sinovac untuk kedua kalinya selang 28 hari. Sebelumnya, masing-masing lansia diminta untuk menunggu 30 menit setelah tindakan injeksi untuk mengetahui reaksi dari vaksin.

“Selama tiga hari ke depan akan kami lihat berapa total lansia yang sudah tervaksin. Karena tidak menutup kemungkinan saat screening sudah bersedia, tapi saat hari H vaksinasi justru batal datang,” ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, mengatakan pihaknya memanfaatkan data yang menjadi data base pos pelayanan terpadu (posyandu) lansia yang digunakan oleh Puskesmas. Dengan memanfaatkan baku data tersebut, pelayanan vaksinasi bagi lansia tidak perlu menunggu peserta untuk mendaftarkan diri.

“Mobilitas lansia kan rendah, maka dari itu petugas yang akan mendata dan mendatangi peserta vaksinasi agar layanannya dapat digelar dengan cepat dan efisien,” paparnya.

Baca Juga:  Tiga Amalan Langit Sebagai Pelindung Balak di Bumi

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 104 kali

Comments are closed.