Warga Harus Waspada, Klaten Berpotensi Zona Merah

KLATEN – Hari ke hari penambahan kasus terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Klaten grafiknya terus menaik. Kalau warga tidak lebih waspada, bukan tidak mungkin wilayah Klaten masuk zona merah.

“Memang sampai pekan ketiga Juni 2021 kasus covid 19 di Kabupaten Klaten masih zona orange. Tapi penambahan kasus nya terus mengkhawatirkan. Kalau masyarakat tidak waspada dengan mematuhi protokol kesehatan secara lebih ketat, maka tidak mungkin Klaten bisa masuk zona merah. Pemerintah tetap berusaha maksimal dengan upaya pengendalian, tapi masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan sehingga semua berjalan seiring” kata Tim ahli Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Ronny Roekmito saat dikonfirmasi Sabtu (19/06).

Dia menambahkan kepatuhan pasien isolasi juga sangat penting. Jangan karena merasa tak bergejala, pasien isolasi mandiri itu malah berinteraksi dengan orang luar.

“Di sini pentingnya satgas RT RW setempat. Kalau di wilayah nya ada pasien positif covid 19 yang melakukan isolasi mandiri, program Jogi tonggo harus dijalankan. Ini kepedulian bersama. Modal sosial dan kearifan lokal ini juga harus dikembangkan. Saya kira ini kekuatan sosial yang perlu dikembangkan, di saat kondisi sulit seperti ini” tambah Ronny sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten itu.

Baca Juga:  Inilah Tips Menyimpan Daging Kurban di Kulkas

Berdasarkan rilis Satgas PP Covid 19 Klaten Jumat (18/06) menunjukkan terdapat 125 kasus terkontaminasi positif covid 19 dan 34 orang dinyatakan sembuh. Data baru ini menjadi jumlah kumulatif yang terpapar covid 19 di Kabupaten Klaten menjadi 10.203 kasus dan 8.765 lainya dinyatakan sembuh. Sementara pasien yang menjalani perawatan atau isolasi mandiri masih berjumlah 791 orang dan 647 jiwa meninggal dunia.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

telah dibaca: 163 kali

Comments are closed.