Wilayah Zona Merah, Camat Diminta Respon Cepat

KLATEN- Kabupaten Klaten mengalami kenaikan kasus Covid-19 dan mendapatkan urutan kedua kasus covid-19 terbanyak di provinsi Jawa Tengah. Pemerintah Klaten langsung merespon dengan malakukan rapat koordinasi bersama gugus tugas Covid-19 tingkat Kabupaten Klaten, pada Selasa (13/04/2021) di Pendopo Setda Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan dalam paparan Plt. Asisten I Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bahwa Kabupaten Klaten justru mengalami peningkatan kasus Covid-19 selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Skala Mikro (PPKM)

“Kabupaten Klaten kemarin masuk urutan setelah Cilacap. Ada kasus aktif sebaran kabupaten/ Kota sampai dengan tanggal 11 April 2021, Klaten nomor dua. Pertama adalah Cilacap, disusul Klaten, Banyumas, Karanganyar, dan Sragen. Di Cilacap ada 438 kasus, di Klaten ada 410, Banyumas 374, Karanganyar 350 dan Sragen ada 308 kasus selama satu minggu kemarin” ujarnya

Beliau menegaskan tentunya ini menjadi keseriusan bersama dalam rangka penuntasan Covid-19 di Kabupaten Klaten dan dibutuhkan kerjasama serta dukungan forkopimda. Ada kenaikan yang signifikan pada minggu ke-14 mulai (4-10/04/2021) sejumlah 216 kasus, dari data sebelumnya 197 kasus. Kemudian Pada minggu ke 15 (11-12/04/2021) terdapat peningkatan 103 kasus dengan 7 kematian.

Baca Juga:  Gubernur Minta Pemkab Dorong Serapan Zakat Lewat Baznas

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani juga memerintahkan untuk diadakan penyemprotan disinfektan di Pasar dan tempat ibadah setia hari Jum’at, update perkembangkan vaksiniasi yang telah dilakukan, evaluasi operasi yustisi serta melakukan penanganan covid-19 lainnya seperti memerintahkan Camat langsung cek wilayah masing-masing khususnya yang zona merah atau orange.

“Dari beberapa yang kasusnya tinggi tentunya bapak ibu capat tolong betul-betul aktif satgas covidnya, terutama pak camat ceper dengan langkah-langkah cepatnya, camat kalikotes juga harus melakukan sidak kebawah dan melakukan penegasan” pungkasnya

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 142 kali

Comments are closed.