Wujudkan Satu Data, Diskominfo Adakan Rakor Bersama OPD Kabupaten Klaten

Klaten- Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar rapat koordinasi dengan Tim Penyusun Data Statistik Sektoral Kabupaten Klaten pada Kamis (6/2/2020) di Borobudur Room, Grand Tjokro Klaten. Upaya koordinasi yang dilakukan Diskominfo bertujuan agar terciptanya kesamaan persepsi dan peningkatan kualitas data sektoral di masing-masing OPD Kabupaten Klaten.
Konsep Satu Data Indonesia seperti yang tertuang dalam Perpres No. 39 Tahun 2019 Pasal 1, dijelaskan bahwa Satu Data Indonesia adalah kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan instansi daerah melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan data induk.
Dalam mencapai satu data, dapat dimulai dengan adanya data sektoral yang berkualitas. Data statistik sektoral diperlukan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan bagi pemerintah daerah maupun pusat. Hadir sebagai narasumber dalam Rakor kali ini, Sri Indriyatno, Kepala Seksi Integrasi Pengelolaan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Klaten. Ia menekankan betapa pentingnya data sektoral yang berkualitas dalam mewujudkan satu data. “Data berkualitas adalah data yang bisa dipercaya sesuai realita bukan data yang di smoothing atau diperbaiki, data yang sesuai realita di lapangan.Tujuan akhir dari kompilasi data ini yaitu menuju satu data kabupaten, provinsi, dan Indonesia ” tuturnya
Sri mencontohkan bahwa secara umum dalam produksi data sektoral di beberapa instansi masih ada beberapa kendala yang dihadapi. Lebih lanjut, Ia merinci beberapa kendala tersebut umumnya seperti data yang masih tersebar di instansi, kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan data sektoral, kualitas data belum terjamin, dan perubahan alur data sektoral sejak berlakunya otonomi daerah.
Menghadapi kendala tersebut, Sri menyarankan agar antara Dinas Kominfo dan OPD harus saling berkolaborasi dalam mewujudkan satu data yang berkualitas. “Perlu kolaborasi untuk menghasilkan data sektoral yang berkualitas seperti dengan adanya rapat koordinasi, adanya agen atau admin data di masing masing OPD yang menangani data, Focus Group Discussions (FGD) untuk finalisasi konsep data” paparnya.
Menurutnya, salah satu tugas dan wewenang Dinas Kominfo Kabupaten Klaten adalah sebagai “Walidata” dari masing-masing instansi OPD di Kabupaten Klaten. Semua kegiatan dari instansi OPD akan menghasilkan data sektoral yang akan dikumpulkan dan digunakan jadi sistem statistik nasional.

Perwakilan BPS Klaten tersebut mengapresiasi langkah Diskominfo Klaten dalam menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Penyusun Data Sektoral Kabupaten Klaten ini.
” Kita sudah saatnya harus ada satu data. Kegiatan-kegiatan seperti ini duduk bersama menyamakan persepsi dan berkoordinasi antar instansi sebagai wadah komunikasi untuk data yang berkualitas” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi dan Persandian Diskominfo Klaten, Totok Gantoro berharap bahwa kedepannya akan disajikan satu portal data sektoral yang lebih baik dan memiliki potensi. “Sehingga kalau ada publik yang ingin meminta data, kita bisa sajikan data yang berkualitas. Akan jadi satu data yang dapat dipertanggungjawabkan” katanya.
Totok yang hadir sebagai narasumber dalam Rakor kali ini turut menyerap aspirasi dan memberikan solusi kepada perwakilan admin data masing-masing OPD. Kepada para admin data, Ia menawarkan agar kedepannya akan diadakan forum analisis data sehingga dapat meningkatkan kualitas data sektoral yang dikumpulkan di Diskominfo.

Penulis : Bambang Priyambodo

rapat statistik (3)
rapat statistik (4)

telah dibaca: 103 kali

Comments are closed.